Sekilas Mirip, Ini Perbedaan Gejala Tipes dan Maag yang Wajib Kamu Tahu

sekilas-mirip-ini-perbedaan-gejala-tipes-dan-maag-yang-wajib-kamu-tahu
Ketika kita merasakan nyeri dan rasa yang tidak nyaman pada bagian lambung, kita selalu beranggapan hal itu disebabkan karena gejala maag. Namun, keluhan seperti itu sebenarnya tidak bisa disimpulkan sebagai gejala penyakit maag. Hal ini bisa saja terjadi karena gejala penyakit tifus. Meski memiliki gejala yang sama, sebenarnya kedua penyakit ini sangatlah berbeda.


Orang awam tentu sulit membedakan antara gejala penyakit maag dan gejala tifus. Bagaimana cara membedakan keduanya? Menurut para Ahli, penderita sakit maag, tidak mengalami perubahan pola BAB (Buang Air Besar) suhu badannya tidak panas, serta rasa sakitnya di perut bagian atas atau ulu hati. Sedangkan untuk tifus rasa sakit berada di perut sebelah kiri. Hal ini disebabkan adanya usus 12 jari yang mengalami infeksi. Selama ini kita sering menganggap nyeri pada bagian perut merupakan maag. Ternyata hal ini keliru, sebab beberapa gejala justru cenderung sebagai gejala penyakit tifus.

Untuk membedakan keduanya, dr. Dante Saksono H. SpPD, PhD ahli penyakit dalam mengungkapkan “Penyakit tifus itu infeksi di saluran cerna sehingga kadang kala gejala yang muncul sakit perut, mual, dan muntah. Pada orang yang menderita tifus biasanya disertai dengan perubahan pola BAB”. Infeksi yang terjadi di usus ini disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi, bakteri ini berasal dari makanan yang terkontaminasi oleh kotoran. Sedangkan maag adalah gejala penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan yang menyebabkan mulas dan perih pada perut. Oleh sebab itu kamu harus berhati-hati dalam mengonsumsi makanan.

Sementara itu, pada penderita gangguan maag selain nyeri pada perut bagian atas biasanya juga mengalami sensasi seperti terbakar apakah itu di atas pusar, di perut bagian atas kiri atau bahkan terkadang di belakang. Dari beberapa penjelasan sebelumnya, kita tahu sekarang perbedaan gejala penyakit maag dan tifus dapat kita lihat dari letak rasa nyeri dan penyebab rasa nyerinya. Bagi Kamu penderita maag, simak ciri-ciri lain dari sakit perut yang disebabkan karena penyakit maag. Mungkin hal ini bisa membantu Kamu menemukan solusi yang tepat.

Rasa sakit seperti ditusuk-tusuk , diikuti dengan kram pada perut
Rasa sakit ini kadang-kadang mereda dan kemudian kembali menyerang setelah si penderita menyantap makanan. Segera meminum obat maag jika hal ini terjadi pada kita, konsumsi obat maag yang tepat dapat cepat meredakan nyeri yang menyerang.

Mual dan muntah-muntah
Penderita penyakit maag biasanya akan mulai merasa mual setelah makan atau saat terbangun di pagi hari. Penderita dengan penyakit maag yang cukup serius bahkan bisa muntah-muntah setelah mereka minum air. Rasa mual bisa datang tiba-tiba dan mungkin bertahan untuk sementara waktu atau terkadang datang dalam waktu yang lebih lama diikuti dengan serangan muntah. Cairan yang keluar bisa berwarna hijau atau kuning, tergantung pada seberapa parah kondisi si penderita itu sendiri. Tidak jarang, penderita penyakit maag sampai mengalami muntah darah. Apabila itu sampai terjadi pada kamu, jangan menunda-nunda lagi untuk segera memeriksakan kondisi kamu pada ahli kesehatan untuk mendapatkan diagnosa yang tepat.

Perubahan warna tinja
Apabila ciri-ciri penyakit maag di atas juga diikuti dengan perubahan warna tinja yang menjadi hitam, bisa dipastikan penyakit maag yang diderita sudah cukup parah. Karena tinja yang berwarna hitam menunjukkan adanya darah di saluran pencernaan, dan itu adalah kondisi yang sangat berbahaya.

Kehilangan nafsu makan
Bagi sebagian orang yang mengidap maag, kehilangan nafsu makan juga dapat terjadi. Penderita maag yang merasa kehilangan selera makan biasanya disertai dengan perasaan penuh pada perut atau kembung. Padahal pada kenyataannya perut penderita maag belum terisi makanan sama sekali. Bagi kamu yang menderita maag jangan pernah biarkan perut kamu kosong. Selalu jaga pola makan yang teratur.

Bersendawa terus menerus
Ketika mengalami kembung, bersendawa awalnya mungkin dianggap dapat meringankan rasa tidak nyaman pada perut. Namun kenyataannya, itu hanya untuk sementara. Beberapa saat kemudian, kamu akan segera kembung lagi dan kembali terus-terusan bersendawa.

Nah, itu dia perbedaan gejala penyakit tipes dan maag, serta tanda-tanda sakit perut yang disebabkan oleh maag. Jika merasa mengalami tanda-tanda penyakit maag, sebaiknya kamu cepat meminum obat maag yang tepat dan periksakan kepada dokter sebelum kondisi lambungnya semakin parah.


Bagikan artikel ini:

0 Komentar

Berikan Komentar

Login