Resep Kudapan Spesial Lebaran Kurban yang Anti Bikin Maag Kambuh

resep-kudapan-spesial-lebaran-kurban-yang-anti-bikin-maag-kambuh
Hari ini, bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah di Indonesia nih, teman Polycrol. Pada hari yang istimewa ini, teman-teman Muslim kita tentu akan mengadakan penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan Nabi Ibrahim AS sebagai bentuk kepatuhannya kepada Allah SWT. Penyembelihan hewan kurban juga dianggap sebagai suatu perayaan, bentuk syukur, dan kegiatan bersedekah bagi umat Muslim.

Daging sapi, kambing, domba, atau unta yang disembelih biasanya akan dibagikan untuk masyarakat yang membutuhkan dan berkekurangan, saudara dan teman-teman kita, serta disimpan untuk keluarga pengurban sendiri. Maka dari itu, persediaan daging masyarakat Indonesia biasanya akan jadi melimpah hingga beberapa hari atau minggu setelah lebaran kurban. Hmm, kalian semua sudah punya ide-ide masakan buat seminggu ke depan belum, nih?


Buat teman-teman Polycrol yang punya riwayat sakit maag atau asam lambung, gak perlu takut dan enggan dulu mengolah daging merah untuk dikonsumsi! Daging merah justru bisa jadi super sehat jika kita tahu cara memasaknya yang tepat. Yuk, simak sejenak resep-resep daging andalan yang lebih ramah buat lambung, serta tips mengolah dan mengonsumsinya!


Resep Kudapan Daging Kurban yang Aman Untuk Penderita Maag 


1. Semur Daging


Semur daging rasanya sudah lekat banget dengan suasana lebaran. Bumbu-bumbu yang digunakan pun sederhana dan cenderung tidak mengiritasi lambung kamu, karena rasanya yang manis dan tidak pedas. Bumbu masak utama yang digunakan di antaranya adalah 3 siung bawang putih dan 5 siung bawang merah, jahe yang sudah dimemarkan, 1 lembar daun salam, gula merah dan gula pasir, kecap manis, kayu manis bubuk, serta garam. Kamu bisa tambahkan sedikit cabai merah atau paprika (hanya bagian kulitnya, dan biji dibuang) dan setengah buah tomat yang dipotong kecil-kecil. Namun, jika lambung kamu lebih sensitif sebaiknya tidak ditambahkan ke dalam semur, ya. 


Semur daging juga seringkali ditambahkan beberapa potong baby potato atau potongan wortel. Dengan adanya kentang perut kamu lebih terjaga, karena bahan ini bersifat alkali (dapat menetralkan asam) dan terbukti dapat melindungi dinding mukosa lambung. Adapun cara memasaknya juga mudah, kok. Simak langkah-langkahnya di bawah ini, ya!


  • Siapkan sekitar 250 gram daging sapi yang telah dipotong-potong

  • Giling atau haluskan bawang merah dan bawang putih

  • Panaskan sedikit saja minyak zaitun pada wajan

  • Tumis bawang yang telah dihaluskan, jahe yang telah dimemarkan (atau bubuk jahe), dan 1 lembar daun salam, hingga berbau harum

  • Masukan daging yang telah dipotong ke wajan tersebut, dan tumis bersama bumbu-bumbu hingga berubah warna

  • Tambahkan potongan kentang, dan tumis kembali hingga bumbu merata

  • Selanjutnya tambahkan air secukupnya untuk merendam daging dan kentang

  • Masukan kecap manis, gula merah dan gula pasir, kayu manis bubuk, dan jangan lupa garam atau penyedap rasa secukupnya!

  • Lanjutkan memasak dengan api kecil dan wajan tertutup, dan tunggu hingga air agak surut, agar bumbu lebih meresap. 


2. Steak Sapi atau Kambing Oven


Di bayangan teman-teman, mungkin steak sapi atau kambing terdengar mewah, ya. Padahal, kudapan ini bisa dibuat dengan praktis dan sederhana, kok. Kamu cukup siapkan bumbu-bumbu, alat panggang, oven, atau panci presto, dan potongan daging pilihan. Memang potongan daging lah yang sebenarnya membuat mahal. Namun, kamu bisa tetap nikmati steak dengan potongan daging yang lebih ekonomis dengan rasa yang gak jauh beda, kok! Dan yang pasti, tetap aman di lambung teman Polycrol.


Untuk menikmati steak tanpa takut maag kambuh, tentu kamu sangat dianjurkan untuk memilih bagian daging yang paling sedikit bagian lemaknya. Nah, yang lebih menguntungkan dari kudapan ini adalah cara memasaknya yang dipanggang. Sehingga, kamu gak perlu khawatir lemak bertebaran dan mengganggu lambung kamu. Ini dia langkah penyiapan steak ala-ala yang yummy dan kekinian!


  • Siapkanlah 500 gram daging sapi atau kambing pilihan yang sudah dipisahkan atau dibersihkan dari lemaknya (lean cut), lalu iris-iris sedikit pada permukaan daging tersebut agar bumbu lebih mudah meresap

  • Buatlah bumbu untuk melapisi daging, dengan cara menghaluskan dan mencampur bawang putih, kecap manis, rimpang jahe (atau jahe bubuk), garam, brown sugar, sedikit perasan lemon, dan merica bubuk. Kamu bisa takar sesuai selera, dan menambahkan bumbu lain seperti smoke seasoning atau oregano untuk meningkatkan cita rasa

  • Lumuri daging steak dengan bumbu tersebut dan diamkan selama sekitar setengah jam dalam lemari es

  • Panaskan oven pada suhu 250 derajat Celcius, dan siapkan potongan sayuran pilihanmu di atas nampan pemanggang atau alumunium foil. Lalu, letakkan daging di atas potongan sayur tersebut, dan panggang hingga kecoklatan.

  • Jika sudah mulai kecoklatan, kamu bisa turunkan suhu panggang menjadi 180 derajat Celcius, dan melumuri permukaan daging dengan sedikit olive oil atau bumbu, agar daging tidak terlalu kering dan gosong. Kemudian lanjutkan memanggang sekitar 30-45 menit, sesuai dengan tingkat kematangan yang kamu inginkan.

Mudah banget, kan? Kamu bisa sajikan juga dengan tambahan sayuran lagi, atau bumbu saus favorit seperti, mushroom sauce atau barbecue sauce. Yummy!

3. Nasi Kebuli


Ingin kudapan yang lebih mengenyangkan? Bikin nasi kebuli aja, yuk! Kudapan ini adalah masakan khas timur tengah yang sangat populer dan disenangi lidah orang-orang Indonesia. Cara masaknya juga gak pake ribet, bisa dengan menggunakan penanak nasi biasa, lho! Begini nih langkah mudah penyajiannya.



  • Siapkan daging kambing atau sapi sebanyak 300 gram dan potong-potong dadu atau boleh juga diiris kecil

  • Buatlah bumbu halus dengan menggiling 6 butir bawang merah, 4 siung bawang putih, 1 cm kunyit, dan sekitar 1 sendok teh ketumbar

  • Tumislah bumbu halus dengan sedikit minyak zaitun hingga harum, lalu tambahkan kayu manis, cengkeh, dan kapulaga

  • Tambahkan daging yang sudah dipotong atau diiris, dan tumis dengan bumbu tersebut hingga berwarna kecoklatan

  • Tambahkan bumbu kari atau gulai instan dan aduk rata lagi

  • Masukkan air hingga daging cukup terendam dan panaskan kembali sampai daging empuk dan air surut

  • Tambahkan garam secukupnya, dan biarkan rasa lebih asin, karena akan dimasak kembali dengan beras dan air

  • Masukan beras yang telah dibersihkan (sangat dianjurkan menggunakan beras basmati) ke dalam penanak nasi, tambahkan air sesuai takaran menanak nasi, dan tuangkan tumisan dagingnya

  • Masak nasi dan tumisan daging tersebut hingga matang, dan nasi kebuli pun siap disajikan.

4. Tongseng Kambing dan Sapi


Buat kamu para pecinta gulai kambing atau sapi, tapi menderita maag kronis, kamu bisa coba kudapan alternatifnya, yaitu tongseng! Tongseng memiliki rasa dan bahan-bahan yang serupa dengan gulai, namun rasanya lebih ringan dan tentunya lebih sehat karena menggunakan beberapa jenis sayuran. Penasaran dengan cara buatnya? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

  • Siapkan sekitar 400 gram daging sapi atau daging kambing yang telah dipotong-potong

  • Masukkan daging tersebut dalam panci masak berisi air yang telah mendidih, dan rebuslah bersama daun salam hingga matang dan cukup empuk

  • Sembari memasak daging, haluskan bumbu-bumbu yang terdiri dari: 4 butir bawang merah, merica bubuk, 3 siung bawang putih, 3 buah kemiri sangrai, 3 cm kunyit bakar, 2 cm rimpang jahe, 1 sendok teh ketumbar, dan garam

  • Potong-potong kembali daging yang telah matang dengan ukuran sekitar 2 cm atau sesuai selera

  • Rebus bumbu-bumbu untuk kuah tongseng yang terdiri dari 800 ml santan kelapa (atau krimer nabati untuk pilihan rendah lemak), bumbu halus, serta lengkuas dan serai yang telah dimemarkan, sambil diaduk. Lalu, pisahkan sementara setelah kuah mendidih

  • Tumis bawang merah, sedikit potongan tomat, dan daging di dalam wajan, hingga harum

  • Masukkan sayuran seperti kol, kentang, dan sedikit potongan tomat ke dalam wajan dan tumis hingga layu

  • Tumis sebentar dengan kecap manis, tambahkan kuah bumbu, dan masak kembali hingga mendidih

  • Setelah mendidih kamu bisa sajikan dengan daun bawang, dan selamat menikmati!

5. Meatloaf


Kudapan ini memang anti-mainstream dimasak sebagai kudapan lebaran nih, teman Polycrol! Tapi gak perlu khawatir, karena kudapan jenis ini justru lebih mudah untuk disimpan lebih lama, dan gak kalah lezat, kok! Bentuknya seperti balok roti yang bisa diiris-iris dengan ukuran sesuai selera, atau dimasak seperti nugget, sehingga cocok untuk semua usia. Bahan-bahan dan langkah pembuatannya pun mudah banget, lho! Ikuti cara penyiapan di bawah ini untuk menikmati meatloaf super lezat.


  • Siapkan 500 gram daging sapi atau kambing giling tanpa lemak

  • Giling bawang bombay dan bawang putih hingga halus, dan tumis dengan sedikit minyak hingga harum

  • Buat adonan meatloaf dari campuran daging yang telah digiling, susu cair rendah lemak, tepung roti, serta telur. Jangan lupa untuk tambahkan bumbu-bumbu penyedap seperti garam, gula, dan merica, serta bumbu tumis sebelumnya. Kamu juga bisa tambahkan bumbu favorit lain seperti smoke seasoning, oregano, dan saus tomat. Pastikan adonan tidak terlalu lembek, ya!

  • Siapkan aluminium foil untuk melapisi loyang khusus pemanggang (kamu bisa gunakan loyang kue atau brownies berukuran panjang 20 cm, lebar 15 cm, dan tinggi 10 cm

  • Diamkan adonan selama sekitar setengah jam di dalam kulkas, hingga bagian permukaannya lebih padat atau keras

  • Panggang adonan pada oven bersuhu 180 derajat Celcius selama sekitar 40 menit.

  • Voila! Meatloaf nya sudah jadi, nih! Kamu bisa sajikan dengan mashed potato dan sayur-sayuran tumis, serta tambahan saus favorit kamu!


Tips Memasak dan Menikmati Kudapan Lebaran Biar Lambung Lebih Nyaman


Biar lebih afdol menikmati kudapan berbahan dasar daging merah, mari terapkan juga tips pengolahan dan anjuran mengonsumsinya. 4 hal utama yang perlu kamu catat adalah sebagai berikut:

  1. Gunakan Daging Tanpa Lemak

  2. Lebih baik dimasak dengan cara dipanggang, direbus, atau ditumis

  3. Hindari bumbu dapur yang mengiritasi lambung, dan bahan tambahan berlemak

  4. Jangan makan secara berlebihan dan netralisir dengan air mineral


Walaupun kita sudah menerapkan tips untuk mengolah dan mengonsumsi daging seperti di atas, beberapa penderita maag mungkin masih dapat mengalami gejala-gejala maag ringan, sehabis makan olahan daging. Untuk mengantisipasi hal tersebut, jangan lupa siapkanlah pertolongan maag yang paling ahli. Sediakan Polycrol Forte yang praktis dan beraksi cepat untuk menetralkan asam lambung kamu, ya!


Jadikanlah momen lebaran ini menjadi momen teristimewa bagimu dan orang-orang tercinta, ya!

Selamat berlebaran kurban teman Polycrol!




References:

- Journal titled “The Role of Diet in the Management of Non-Ulcer Dyspepsia” published on Middle East Journal of Digestive Disease (Vol 7 - 2015) 

- Diakses pada 31 Juli 2020: Merdeka.com, Liputan6, Unilever Food Solutions, U.S. Department of Agriculture (USDA), Mayo Clinic, Healthline, , Livestrong, DetikHealth


Bagikan artikel ini:

1 Komentar

  1. Mentari
    Mentari19 August 2020

    Ini mah resep buat sebulan bisaa, telat nih harusnya nemu artikel ini dari kemaren2 :')

Berikan Komentar

Login